Lada
atau merica merupakan rempah yang sering digunakan masyarakat Indonesia dan
menimbulkan citarasa panas di lidah. Lada berasal dari India dengan nama latin Piper Nigrum L. Keberadaan lada di
Indonesia sudah dikenal dunia, bahkan sebelum terjadinya perang dunia ke-II.
Daerah penghasil lada terbesar di Indonesia ialah Lampung dan Bangka Belitung.
Lada yang berasal dari Lampung terkenal dengan sebutan “Lampung Black Pepper” dan lada yang berasal dari Bangka Belitung
terkenal dengan “Muntok White Pepper”.
Perbanyakan
lada dapat dilakukan secara vegetatif, dengan cara stek. Langkah-langkah yang
harus dilakukan dalam melakukan stek lada salah satunya penyungkupan bibit
lada. Penyungkupan merupakan penutupan bibit dengan plastik bening hingga bibit
bertunas. Penyungkupan dengan plastik sebaiknya dipasang dengan menggunakan
kerangka bambu yang berbentuk setengah lingkaran agar plastik penyungkup
menutupi bedengan dengan rapat seperti video berikut.
Tujuan dilakukan penyungkupan pada bibit lada yaitu:
1. Tanaman lada yang
dihasilkan merupakan lada yang unggul baik secara morfologi maupun fisiologi.
2.
Menurunkan suhu
dan menaikan kelembaban lingkungan mikro.
3.
Menghalangi hama
pengganggu tanaman lada.
4. Penyungkupan mampu
mengurangi penguapan air dari dalam tanah, sehingga air tetap dalam tersedia
bagi bibit.
Sumber:
Kabartani. 2016. Fungsi Penggunaan Sungkup Pada Pembibitan Lada. https://apakabartani.blogspot.co.id/2016/10/fungsi-penggunaan-sungkup-dalam-pembibitan-lada.html. Diakses pada 10 Maret 2018 (19.17).
Manohara D. Wahyuno D.
2013. Pedoman Budidaya Merica. Bogor:
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BALITRO).
Prasojo M. 2018. Panduan Lengkap Tehnik Pembibitan Lada Perdu. https://unsurtani.com/2018/01/panduan-lengkap-teknik-pembibitan-lada-perdu. diaskes pada 10 Maret 2018 (19.21).